Terbaru
Ibu Kota-ku Pindah: Indonesia Masih Jauh dari kata Maju

Ibu Kota-ku Pindah: Indonesia Masih Jauh dari kata Maju

Gambar: republika.co.id Pindah dari keterpurukan jerit tangis warga Jakarta. Yang dulu kata pemimpin ingin membenahi dan memperbaiki, kini telah usai....

Ibu Kota Baru Indonesia

Ibu Kota Baru Indonesia

Presiden Jokowi mengumumkan Kalimantan Timur sebagai provinsi yang menjadi lokasi ibu kota baru. Lokasi yang akan menjadi pusat pemerintahan adalah...

Anak adalah harta berharga Bangsa Indonesia

Anak adalah harta berharga Bangsa Indonesia

Beberapa waktu lalu kita telah di hadirkan dengan momen Hari Anak Nasional. Hari anak nasional hadir karena sebagai bentuk kontribusi...

Hari Anak Nasional: Kekerasan Terhadap Anak

Hari Anak Nasional: Kekerasan Terhadap Anak

Untuk Hari Anak Nasional (HAN) Sinau Institute bersama dengan Himpunan Mahasiswa Prodi Studi Agama-Agama (SAA) IAIN Pontianak mengundang KPPAD bersama...

Memanfaatkan Sampah Plastik Untuk Aspal di Indonesia

Memanfaatkan Sampah Plastik Untuk Aspal di Indonesia

Sebagai negara yang dihadapkan oleh persoalan sampah plastik, beberapa solisi menjadi pilihan. Salah satunya yaitu pemanfaatan sampah plastik sebagai campuran...

Hari Anak Nasional: 11 Juta Anak Masih Berada di Garis Kemiskinan

Hari Anak Nasional: 11 Juta Anak Masih Berada di Garis Kemiskinan

Hari Anak Nasional (HAN) ditetapkan oleh Presiden ke-2 Soeharto melalui keputusan Presiden RI Nomor 44 tahun 1984. Yang mana diteken...

Lihat Postingan Lainnya
Opini
Ibu Kota-ku Pindah: Indonesia Masih Jauh dari kata Maju

Ibu Kota-ku Pindah: Indonesia Masih Jauh dari kata Maju

Gambar: republika.co.id Pindah dari keterpurukan jerit tangis warga Jakarta. Yang dulu kata pemimpin ingin membenahi dan memperbaiki, kini telah usai. Dulu ibu kotaku penuh dengan nutrisi dan gizi yang semua orang boleh memilikinya, tetapi itu semua omong kosong belaka, hanya di raut oleh para pejabat-pejabat negara. Perusahaan mudah mendapatkan izin,...

Catatan
Doa Tidak Optmis

Doa Tidak Optmis

Rumit untuk memahaminya. Butuh praktek, butuh bergerak, butuh kemampuan, butuh kekuatan, butuh kesadaran. Diwaktu tertentu, kamu akan paham, agak beda dengan yang lain, tetapi tergantung dirimu untuk meyakininnya. Suatu waktu, kamu bakalan bertanya, siapa doa itu? Dimana doa itu? Apakah doa itu nyata? Jawabannya, tidak pasti, mungkin bakalan remang-remang, mungkin...